Who Am I? Not Spiderman

My photo
Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia
Rizky Novrianto is just an ordinary human being who try to live his life as extraordinary as it can be. I like to be different. You maybe able to find someone better than me, but You may never find someone like me. I hope common courtesy hasn't die yet. Treat people the way you want to be treated and even more, treat other people the way they want to be treated.

Monday, November 26, 2012

Q & Aquarium by Chronov Incorporated

Romeo, Yang Memulainya
Dalam seumur hidup QQ, punya Aquarium yang QQ beli sendiri adalah dulu pas di Jogja dan sekarang pas di Padang...

Setelah punya Kucing di Jakarta, ga bisa di bawa ke Padang karena masalah suntikan rabies dan lain-lainnya, kayanya emang kamar butuh sebuah hiasan lebih lanjut. Tampaknya Ikan Cupang akan menjadi pilihan yang baik. Bersumber idenya dari Saudara Irwan yang pengen punya Cupang.

Awalnya kita punya toples bekas selai coklat nih, cukup gede toplesnya dan kayanya cukup buat seekor ikan cupang.  Jadi karena Padang sekarang sistem musim-nya lagi labil, kadang hujan kadang cerah, jadilah mau jalan-jalan jarak jauh aagak ragu. Akhirnya, "Yuk kita jalan-jalan ke Pet Shop. 

Bermula lah di sebuah Pet shop di daerah Kampung nias, Padang. Pilihan Cupangnya agak sedikti dan kurang beragam, tapi satu ikan yang menarik hati Saudara Irwan, kelak ia namai ikan itu, Romeo. 

Tapi kasihan melihat si Romeo sendirian aja di kamar kalo kita berdua pergi, akhirnya kita putuskan untuk punya aQuarium sekalian. Eh pas nanya di toko, masa harga yang paling kecil aja 150 ribu, buseeeeeet......

Pergilah kami ke Toko Kaca, sesuai saran yang punya toko ikan hias. Singkat cerita setelah dua kali bolak balik, kami dapet harga 50ribu dengan bonus satu aQuarium kecil buat si Cupang. Singkat cerita lagi setelah bolak balik empat kali karena aQuariumnya ga jadi-jadi, akhirnya dapet juga tuh aQuarium dan kaca buat bikin aQuarium cupang.

Jadi kalo dipikir-pikir, 50ribu, kami mendapatkan 1 aQuarium ukuran sedang dan 1 Aquarium yang tadinya buat cupang aja, eh ternyata kaca yang dikasih cukup besar, jadi bisa diberi sekat untuk 3 cupang.... wakakaka... Ga balik lagi deh ke tuh toko, takut kena extra charge... wakakakaka...

dari 1 Cupang Romeo, berkembang menjadi 3 Cupang, bertambah 3 Koki Mutiara, bertambah 3 Ikan Komet, bertambah 1 Ikan Koi, bertambah 5 ikan Gupi, plus penghuni awal, ikan-ikan gupi dari Got depan Kost... hahaha...
dan sekarang bertambah lagi dengan 1 Cupang Putih yang sebelumnya dikira betina, ternyata Jantan.... plus 1 lagi Cupang Betina (tetep penasaran pengen punya Cupang Betina) wakakaka...

Akhirnya tuh kamar jadi Rame daaah.... ada suara Pompa udara, ada suara Filter air, tapi banyak juga warna warni yang bisa dilihat dan suatu hal yang menyenangkan aja melihat tuh ikan-ikan naik turun berenang, apalagi kalo pas mau dikasih makan.

Punya hewan peliharaan tuh emang sebuah terapi tersendiri bagi kehidupan kita sehari-hari.

Sekarang rasanya pengen punya Toko Ikan hias sendiri deh, jadi sekaligus memelihara ikan, sekaligus berbisnis juga... nantinya kalo QQ berhasil mewujudkannya, nama Toko-nya akan menjadi : "Q & aQuarium by Chronov Incorporated"  hahahahaa.... amiiiin.....

It's a Fresh Start

Sebenernya udah lama denger kabar bahwa Multiply akan ditutup. Namun anehnya baru sekarang QQ menganggap itu adalah suatu hal yang serius, tepat 5 hari sebelum blog Multiply akan menghilang dan semua yang ada di dalamnya akan musnah. 

QQ tiba-tiba terpikirkan, wah hasil tulisan QQ dari tahun 2006 sampe sekarang (meskipun beberapa tahun terakhir ini agak on-off, hehehe. Tapi tetep aja, rasanya membayangkan ratusan blog entries yang udah QQ buat dengan sepenuh hati akan musnah begitu saja, miris rasanya. jadi yah, untung aja masih keinget untuk melakukan backup data. 

Akhirnya bikin akun Blogger deh. Eh, pas mau bikin dengan nama "chronov", ternyata user name itu sudah ada yang pake, arrrrrrgh.... feels like twitter all over again. Dulu pas Twitter awal meluncur, belum minat daftar karena masih ada Facebook. Eh pas mau daftar, ternyata nama Chronov sudah dipake juga. Terpaksalah pake akun @Qnope. Sekarang terlulang lagi dengan Blogger. Pas QQ buka tuh akun chronov.blogger.com, ternyata isinya juga ga ada....

Aaaaaargh, sapa sih yang punya nih akun.... hapus aja deh ato ganti namanya... khan QQ mau pake nama itu. Yah, sembari menunggu tuh orang ganti nama, sementara alamat QQ jadi http://ChronovInc.blogger.com, mungkin ini adalah sebuah visi akan masa depan, dimana QQ kalo punya perusahaan gede, akan bernama Chronov Incorporated. Perusahaan itu akan membawahi banyak bisnis di bawahnya... hahahaha.... Misalkan QQ mau buka Toko Ikan Hias nih, namanya bakal jadi "Q & Aquarium by Chronov Inc", MAMPUSSSSS!!!! 

Terus masih agak dilema nih buat ngimpor materi dari Multiply ke Blogger. Apakah perlu?? Ataukah ini saatnya QQ untuk memulai sebuah awal yang baru, sebuah fresh start dalam dunia per-blogging-an? 

Tapi QQ rasa, kita bisa saja berubah menjadi orang yang baru, menempati rumah baru, tapi masa lalu akan selalu tetap menjadi bagian dari masa kini kita. Karena dalam masa lalu tersebut, terdapat hikmah dan pelajaran. Yang baik dapat kita teruskan dan yang buruk dapat kita hindari agar tidak terulang kembali.

Terinspirasi dari sebuah kutipan yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih sebagai berikut, "Orang pintar akan mampu belajar dari kesalahannya, namun orang bijak akan mencari orang pintar tersebut dan belajar dari semua kesalahannya."

QQ ingin berbagi melalui berbagai cerita dan kisah jika ada yang lucu, tertawakan... jika ada yang salah, ingatkan... jika ada yang bisa dipelajari, petik hikmahnya... jika ada yang sedih, siapin tissue... dan jika ada yang menyinggung, harap dimaafkan...

It's just a story but this is a part of my life.
I only have one lifetime in this world and I want to get the max out of it.

Tuesday, July 24, 2012

Ramadhan 1433 H / 2012 M : Hisab vs Rukyat

Kalo dipikir-pikir, kayanya setiap kali Ramadhan, QQ setiap tahun selalu pindah-pindah tempat deh, kecuali tahun 2002 - 2006 di Jakarta dan 2008-2010 di Jogja. Tahun 2007 di Sibolga, tahun 2011 di Jakarta dan tahun 2012 ini di Padang. Jadi setiap Puasa, akan ada selalu cerita yang baru untuk diceritakan.

Yah, Ramadhan tahun 2012 ini ditandai dengan Pindahnya awal puasa dari yang diperkirakan pada hari Jum'at tanggal 20 Juli menjadi Sabtu, 21 Juli 2012. Malah jadinya, Sidang Tilang QQ ga jadi pas puasa... yay for that!

Sidang Tilang yang QQ menangkan itu mungkin akan masuk dalam top 10 hall of fame dari pengalaman yang akan QQ kenang selamanya. Ternyata bulan Puasa memang membawakan berkah tersendiri.

Perbedaan awal puasa kayanya sudah bukan suatu hal yang aneh lagi, hampir tiap tahun berbeda, tapi biasanya Pemerintah sesuai ama perkiraan kalender, tapi sama kaya tahun lalu, Pemerintah bergeser dari Kalender karena lagi-lagi Hilal ga sampe 4 derajat. Sehingga bulan digenapkan jadi 30 hari.

QQ akhirnya jadi searching, karena banyaknya pihak yang masih belum sepakat tentang bagaimana caranya menentukan awal bulan. Ternyata, QQ juga malah bingung.... hahaha...

Ada dua metode, Hisab dan Rukyat. Pemerintah berpegang pada Metode Rukyat yang kurang lebih artinya memperhatikan bulan. Seperti yang kita tahu, kalender Masehi berdasarkan peredaran matahari sedangkan kalender Hijriyah berdasarkan peredaran bulan.

Jadi metode Rukyat itu adalah metode yang dipraktekkan oleh Nabi Muhammad SAW di masanya, diabadikan dalam hadits, "Jika kamu melihat bulan, maka berlebaran lah... namun jika tidak, genapkan jadi 30 hari.." more or less lah... QQ juga kurang apal... hehehe...

Jadi, setiap tanggal 29 tiap bulan, Pemerintah melakukan Rukyatul Hilal atau memandang Bulan untuk melihat apakah hilal sudah nampak atau belum. Alasan yang digunakan oleh pihak Pemerintah ini adalah, bahwa metode ini adalah metode yang ada riwayatnya dan digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk menentukan awal bulan.

Sedangkan Pihak Muhammadiyah menggunakan metode Hisab yang artinya perhitungan. Banyak yang bilang kalo metode ini tuh sudah out of date. Tapi pihak Muhammadiyah berpendapat bahwa ini adalah metode yang seharusnya digunakan. Metode Rukyat digunakan oleh Nabi karena ada hadits yang berkata bahwa, "Kami adalah kaum yang Ummi" sehingga Nabi menggunakan metode tradisional, yaitu "Melihat Bulan secara langsung" atau Rukyat.

Kemudian pihak Muhammadiyah juga berpendapat bahwa metode hisab ini adalah metode yang diamanatkan oleh Al-Qur'an. Jadi, dengan metode Hisab, kita bisa memperkirakan kalender untuk setahun bahkan lebih karena metode ini telah memperhitungkan perjalanan Matahari dan Bulan dengan metode yang canggih. Sebagaimana tercantum dalam surat Yasin ayat 38-40 yang bercerita bahwa Matahari dan Bulan berjalan melalui garis edarnya masing-masing dan tidak mungkin saling mendahului satu sama lain. Jadi berdasarkan ayat tersebut, Perjalanan Matahari dan bulan sekaligus penentuan kalender, bisa diperkirakan.

Namun pihak pemerintah berpendapat bahwa metode ini tidak ada riwayat hadits-nya. Sehingga metode ini tidak digunakan.

Tapi setelah baca-baca, kayanya QQ merasa bahwa inti permasalahannya bukan di situ deh. Permasalahannya adalah berapa persen hilal dinyatakan "terlihat" atau "visible". Pemerintah berpendapat untuk bisa terlihat, hilal harus minimal 2 derajat di atas ufuk. Sedangkan para ahli malah berpendapat minimal harus 4 derajat untuk bisa terlihat. QQ juga bingung sebenernya, kenapa harus 2 atau 4 derajat? kalo hilalnya udah nongol dan udah kelihatan, yah namanya udah terlihat dong hilalnya. Trus nunggu apa lagi?

Ini sih dugaan QQ aja, tapi jangan-jangan maksudnya "terlihat" di sini adalah "terlihat dengan mata telanjang" seperti yang dilakukan Nabi pada masa lalu, untuk ini QQ agak setuju ama Muhammadiyah karena Jaman dulu belum ada teleskop sehingga melihat harus dengan 'mata'. Jadi QQ agak heran kenapa harus 2 atau 4 derajat.

Karena menurut QQ, andaikata Muhammadiyah melakukan perhitungan, harusnya mereka juga udah tahu persis berapa derajat bulan akan terlihat pada hari yang diinginkan. Jadi mereka juga pasti tahu kalo bulan masih kurang dari 2 derajat pada tanggal 20 Juli tersebut. Namun mengapa tetap ditetapkan sebagai awal bulan?

Apakah Muhammadiyah berpendapat bahwa apabila Hilal sudah "terlihat" meski hanya 1,38 derajat, itu sudah masuk kategori "terlihat" dan awal bulan baru telah dimulai??? Well QQ bukan anggota Muhammadiyah dan anehnya, kenapa ga pernah ada ceramah yang ngebahas ini di Jum'atan atau di Ba'da Isya sebelum Tarawih. ngebahasnya ituuuu-itu aja...

Jadi memang ini sangat membingungkan, tapi QQ adalah orang yang tidak berpengetahuan luas, ga punya teleskop dan ga tahu bulan 2 derajat di atas ufuk tuh kaya mana kelihatannya juga ga tahu. Tapi yang jelas  QQ tinggal di indonesia QQ ikut Ulil Amri-nya aja yang dalam hal ini adalah Pemerintah.

Tapi ada satu Hadits Tirmidzi yang QQ kutip, "Hari Puasa adalah dimana semua umat Muslim berpuasa dan Hari Lebaran adalah dimana semua umat muslim Lebaran" meskipun kita punya perbedaan, tapi hendaklah kita bersatu dalam mengambil keputusan. Meski ada yang bilang perbedaan adalah rahmat, tapi menurut QQ persatuan akan lebih baik. Pihak yang berwenang harus bertemu dan menyatukan pendapat. Karena kasihan mereka yang jadi bimbang akibat perbedaan ini, karena kedua pihak merasa benar.

Namun bagi pihak yang berpuasa, mungkin ada yang ikut Pemerintah, namun tak sedikit yang ikut Muhammadiyah. Berbeda kita berbeda, tapi yang diharapkan dari sebuah perbedaan adalah bukan menyalahkan pihak yang lain. Kita semua berada di jalur yang sama, jalur menuju Allah SWT. Mungkin saja ada yang berliku-liku sedikit jalannya, namun Kita semua berjalan menuju arah yang sama. Tetap Bersatu, itu adalah yang diharapkan oleh kita semua.

Ayat terakhir surat Al-Kafirun menurut QQ bukan hanya untuk orang-orang Kafir, tapi berlaku untuk mengatasi perbedaan secara umum, "Bagiku Agamaku dan bagimu Agamamu". Kita memiliki keyakinan dan penafsiran masing-masing terhadap Agama yang kita pegang. Dalam satu ayat yang sama, kita bisa memiliki beda penafsiran. jadi Perbedaan memang merupakan hal yang biasa dalam hidup kita. Yang penting adalah saling menghormati satu sama lain dan tetap berpegang teguh pada persaudaaraan kita sesama Muslim.

Selamat berpuasa semuanya.....

Saturday, July 21, 2012

Pertama Kali Menang Sidang Tilang #NOTGUILTY

Barang siapa yang berkendara Motor, pasti pernah berurusan ama Polisi. Terutama kena Tilang. Tapi kadang yang bikin kita sebel tuh adalah, kesalahan yang kita perbuat tuh terlalu cemen dan kayanya ga membahayakan orang lain secara langsung dan mayoritas karena kita lupa. Misalkan, lupa ngidupin lampu di siang hari.

Tapi Polisi sekarang tuh ga kenal maaf. Aneh ya, padahal sebagai Polisi, dia seharusnya sadar bahwa dia memiliki Hak Diskresi atau hak untuk menilai suatu kejadian dari perspektif pribadinya sendiri.Tapi banyak polisi yang lebih memilih sok kaku dan hanya menawarkan dua pilihan, Bayar di Tempat atau Sidang di Pengadilan.

Naas ya, Polisi yang baru saja berulang tahun dan memasang banner dimana-mana soal pelayanan prima dan bebas korupsi, tapi dalam kenyataannya masih sangat-sangat mengecewakan dalam hal proses tilang ini.

Dan perselisihan antara QQ dan Polisi pun mendapatkan Sequelnya, setelah kemaren masalah helm, QQ bayar denda 50rb di Pengadilan... lalu masalah Lupa Idupin Lampu Utama yang kemudian polisinya ciut karena tahu QQ pegawai KPPN, kemudian masalah Spion yang QQ menangkan di lokasi Tilang dan akhirnya polisinya ngalah karena QQ ngeluarin kamera dan merekam proses mereka menerima duit haram. Ini adalah Sequel terbaru yang berjudul, "QQ vs Polisi : TILANG TANPA DASAR HUKUM"

Jadi alkisahnya pada suatu minggu yang cerah, QQ memasuki sebuah jalan, tiba-tiba di-semprit ama polisis dan digiring ke pos dia. QQ dikasih tahu kalo ternyata itu adalah jalan satu arah dan QQ dianggap melanggar. QQ udah kasih tahu, QQ masih baru di Padang, ga tahu jadi ya maaf... Trus QQ tanya, emang dimana rambu-rambunya Pak? dan Polisi itu menjawab, "Sudah ilang kali, tapi ini udah lama kok berlaku di sini"

Asli QQ udah males ama Polisi, dan bapak itu cuma menawarkan bayar di tempat ato sidang, trus QQ tanya soal FORM BIRU, dia bilang udah ga ada lagi. Jadi udah jelas ini adalah Polisi Tolol!!! jadi mari kita Sidang saja.

Tadinya QQ mau berargumen untuk keringanan denda dengan alasan QQ orang baru dan ga tahu soal jalan satu arah tersebut. Namun, akhirnya QQ Googling tuh pasal yang dikenakan ke QQ, yakni Pasal 287 ayat (1) / 106 ayat (40 huruf c UU No.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutanjalan.

Ternyata, isi pasalnya adalah, "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas sebagaimana dimaksud pasal 106 ayat (4) huruf a atau marka jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan palinglama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp.500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)"

Perhatikan pasal tersebut, ternyata ada klausul yang menyatakan bahwa "melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas atau marka jalan". Wah, QQ akhirnya ketemu argumen yang lebih kuat dan memutuskan untuk melawan karena berdasarkan pasal ini, QQ tidak bersalah, karena di lokasi tersebut nggak ada Marka Jalan yang menandakan bahwa jalan tersebut satu arah atau tanda dilarang masuk.

Meskipun nanti ada yang akan berargumen soal memperhatikan arus lalu lintas, QQ bisa menjawab dengan, "Ketika QQ lewat, jalanan sedang sepi, tanpa adanya marka jalan, QQ ga bisa tahu"

Dan dimulailah rencana perlawanan QQ dimulai dengan berkonsultasi kesana kemari, ketemulah QQ dengan seorang Advokat Muda di Facebook, dan beliau bahkan menyarankan untuk mengundang media. Saran itu QQ tindak lanjuti dengan mengirim undangan ke Media Surat Kabar se-PAdang melalui email. Tapi sayangnya yang nanggapin cuma satu dan pas hari sidang kayanya ga ada yang datang... hikz...

Sidang pertama hari Jum'at tanggal 13 Juli 2012, setelah mendengarkan argumen QQ, Ibu Hakim menunda Sidang QQ menjadi minggu depannya, 20 Juli 2012 untuk menghadirkan Penyidik, dalam hal ini Polisi yang menulis tuh surat tilang buat QQ.

Ok, Fine....

#Seminggu kemudian..
(kaya di pilem-pilem)

QQ dateng sekitar jam 10-an deh kayanya, disuruh menunggu. Dan pas nunggu itu, Kayanya ada tuh Polisi mondar mandir. QQ juga heran, soalnya kok ga dipanggil-panggil. Akhirnya tak tanya ke Jaksa, Ternyata hakimnya beda, dia lagi sidang lain. jadi nunggu.

Jam 11 akhirnya dipanggil juga buat sidang di ruangan lain.
Hakimnya udah stay tune, eh, Jaksa, Hakim Anggota dan Polisi tadi belum nongol juga. Akhirnya ngobrol deh ama Bu Hakim soal kasus QQ.

Hakim Anggota tiba, Jaksa hadir, asisten Jaksa juga nongol, eh Polisi menghilang entah kemana. entah karena dia sibuk ato emang belum siap dipermalukan, hanya Tuhan yang tahu.

Akhirnya setelah kesabaran hakim sudah menyentuh batas, Sidang pun dimulai hanya dengan mendengarkan saksi yang QQ bawa dan bukti poto yang QQ siapkan.
Ternyata Ibu hakim bilang, kalo saksi untuk pengadilan, itu minimal ada 2. Yah mau gimana lagi, Polisi laknat itu ga nongol.

Setelah menanyai saksi dan mengamati bukti poto, Jaksa nggak bisa ngelawan karena Polisi itu kabur, akhirnya palu diketok dan Hakim menyatakan bahwa QQ ga bersalah dan biaya sidang ditanggung negara. Akhirnya QQ dapet SIM QQ dengan gratis tanpa biaya.

Kalo ada tuh polisi, mau tak bilangin di mukanya, EAT THAT!!!! biar dia malu!!!!     
QQ tuh pengen kejadian ini jadi pelajaran bagi Polisi untuk lebih mampu membina dan jangan menjadikan seragam mereka sebagai sumber penghasilan uang.
Selain itu pelajaran juga bagi pengendara motor, untuk ga lagi takut ama polisi. Sidang emang bikin repot, tapi kalo kita mau memperjuangkan diri, kita bisa berjuang.

Jaman sekarang udah canggih, ada kamera handphone, ada recorder pake handphone juga. Jadi kalo polisinya macem-macem dan dia ngancem yang macem-macem. Keluarkan kamera handphone anda dan tantang dia untuk sidang ke pengadilan. Kayanya Polisi juga ga mau repot orangnya. Bisa-bisa kita dilepasin.

Polisi, udah ganti Kapolri, Kapolda, Kapolres.... tetep aja kaya gitu. Kapan negara ini mau maju kalau penegak hukumnya kaya gitu semua. Maunya duit aja...
#FUCKTHEPOLICE


Tuesday, June 5, 2012

Investasi yang Melindungi Kesehatan

Saya adalah orang yang boros, jika tangan saya sempat memegang uang tunai dan tidak segera disetorkan ke Bank, maka yang terjadi adalah uang tersebut bisa segera ludes tanpa jejak. Untuk itu saya membutuhkan sebuah program tabungan yang tidak bisa diambil sewaktu-waktu, untuk jangka panjang dan berkembang dengan baik.

Mengapa tidak bisa diambil sewaktu-waktu menjadi faktor penting? karena jika tabungan bisa diambil kapan saja, percuma saya membuat tabungan untuk perencanaan masa depan saya, karena dengan adanya fasilitas ATM, uang tunai bisa diperoleh kapan saja. Untuk itu, saya harus membagi penghasilan saya menjadi tabungan yang sifatnya tunai, kemudian tabungan perencanaan jangka pendek dan tabungan perencanaan jangka panjang.

Untuk masalah tabungan perencanaan Jangka Panjang ini, saya menemukan OPTISHIELD, produk perbankan dari Bank BCA yang sekarang memiliki situs www.bca.co.id agar bisa diakses lebih mudah. ini adalah Solusi Perbankan yang saya cari dengan sebuah twist yang sangat menyenangkan.

Bayangkan sebuah produk yang memberikan timbal balik investasi sangat baik sekaligus menawarkan program perlindungan kesehatan bagi anda. Seperti sudah jatuh, ketiban tangga pula, namun dalam artian yang sangat baik. Seperti mendapatkan bonus kemudian bonus lagi yang sangat menguntungkan.

Sembari saya menabung untuk rencana masa depan saya, saya sekaligus mendapatkan perlindungan kesehatan jika terjadi gangguan kesehatan atau kecelakaan yang menyebabkan saya harus rawat inap di rumah sakit. Kita semua tahu betapa mahalnya biaya rawat inap di rumah sakit saat ini.

Seperti yang kita tahu, Program perlindungan jiwa dan kesehatan merupakan sebuah investasi yang harus kita lakukan, namun sembari melakukan investasi untuk kesehatan, kita juga mendapatkan produk investasi atas dana yang telah kita setorkan. 

Produk ini berbeda dari produk asuransi pada umumnya yang dimana dana yang kita setorkan sebagai premi akan 'hangus' 100% untuk asuransi yang kita ikuti. Baik kita melakukan klaim ataupun tidak. Namun dalam Produk OPTISHIELD ini, dana kita tidak 'hilang' atau ;hangus' untuk asuransi tersebut, namun dana kita akan terus berkembang seiring berjalannya waktu dan kita mendapatkan perlindungan kesehatan. Ini adalah layanan perbankan yang menawarkan kebebasan finansial bagi kita semua.

Kemudahan transaksi yang ditawarkan antara lain dengan pembayaran premi melalui auto debet rekening BCA kita secara secara langsung setiap bulan atau tahunan. Dengan adanya premi yang sangat rendah, mulai dari Rp.300.000 saja kita sudah bisa menabung untuk perencanaan masa depan kita dan sekaligus mendapatkan perlindungan kesehatan.

Dengan ini, kita sudah seperti sedia payung sebelum hujan. Kita memiliki asuransi sekaligus berinvestasi.



Terlindungi dan Terjamin Finansial dengan Medisave Plus

Adalah sebuah kisah klasik jika Kita ikut sebuah program asuransi, namun kita tidak mendapatkan uang kita kembali. Memang kondisi kesehatan ataupun kecelakaan merupakan sesuatu yang tidak akan bisa dapat kita duga sebelumnya, namun jika kita masih berusia 20 tahunan dan masih merasa sehat dan waspada, rasanya akan sangat sayang jika kita menyetorkan sejumlah uang untuk ikut asuransi kesehatan, namun kemudian ternyata kita tidak sakit sama sekali. Uang tersebut akan 'hangus' begitu saja tanpa dapat kita rasakan manfaatnya.

Dalam banyak pencarian dan berbagai tawaran yang ada, saya tidak juga menemukan program asuransi kesehatan yang selain berfungsi sebagai jaminan kesehatan, namun juga sebagai jaminan finansial saya di masa yang akan datang.

Hingga akhirnya saya membuka situs layanan perbankan www.bca.co.id milik Bank BCA. Setelah menelusuri web yang cukup user friendly itu, saya menemukan sebuah produk perbankan yaitu Proteksi Kesehatan Medisave.  Dalam produk tersebut dinyatakan bahwa, Premi akan dikembalikan 100% setelah 10 tahun. Satu kalimat tersebut sangat menarik sekali untuk saya dalami lebih lanjut. Ini bisa saja merupakan solusi perbankan untuk program proteksi kesehatan yang saya cari selama ini.

Produk asuransi terkenal tidak memberikan manfaat apa-apa di masa yang akan datang jika berasumsi kita sehat selalu, namun ketika dinyatakan bahwa, dana Premi akan dikembalikan setelah 10 tahun dan dikembalikannya sebesar 100%. Ini adalah sebuah terobosan dalam dunia Proteksi kesehatan karena sekaligus menyertakan jaminan finansial di masa yang akan datang.

Produk ini akan menjadi idaman bagi calon-calon nasabah yang merasa dirinya masih sehat, muda namun tetap membutuhkan perlindungan kesehatan.  Bayangkan jika kita masuk ketika kita masih berusia 25 tahun, dengan setoran per bulan sebesar Rp.200.000 yang menawarkan kemudahan transaksi melalui auto debet rekening BCA kita. Jika ternyata terjadi kecelakaan yang tidak kita inginkan, maka kita dapat menggunakan uang asuransi sebagai bantuan biaya pengobatan kita. Namun ternyata jika sekalipun kita tidak ada keluhan, maka pada usia 35 tahun, kita akan mempunyai dana sebesar Rp.200.000x12 bulanx10 tahun yang berjumlah Rp.24.000.000 yang bisa kita gunakan untuk keperluan apa saja.

Jadi sekaligus kita mendapatkan proteksi kesehatan, kita bisa memanfaatkan program seperti ini untuk merencanakan rencana masa depan kita 10 tahun mendatang. Misalkan, kita bisa saja menggunakan Rp.24.000.000 tersebut untuk biaya sekolah anak kita,  biaya jalan-jalan sekeluarga atau biaya-biaya lain yang bisa kita rencanakan sebelumnya.

Mungkin ini akan menjadi sedikit ganjalan bagi kita, pengembalian hanya 100% saja, lalu kemana bunga atau hasil investasi selama 10 tahun kita??

Usia, kesehatan merupakan sesuatu yang tidak bisa kita prediksi. Kita bisa saja sehat saat ini, namun jika besok hari terjadi sesuatu pada kita, maka bunga tersebut adalah pengorbanan kita untuk mendapatkan sebuah jaminan kesehatan dalam jangka waktu 10 tahun. Dibandingkan dengan produk asuransi pada umumnya yang dimana dana kita akan 'hangus' baik kita mengajukan klaim atau tidak. Bukankan pengembalian 100% ini sudah cukup bagi kita untuk menjamin dana kita tidak akan 'hangus' dalam waktu 10 tahun mendatang, dan kita juga mendapatkan perlindungan kesehatan??

Kita semua bisa menjawab pertanyaan tersebut. Tentu saja ini adalah yang terbaik yang ada di pasar Proteksi Kesehatan saat ini.

Ini adalah solusi bagi kita yang ingin terlindungi sekaligus terjamin finansial kita di masa yang akan datang. Ini akan sedikit mendukung program kebebasan finansial yang saya cari. Program perlindungan jiwa dan kesehatan adalah investasi dan produk Medisave BCA ini menegaskan pernyataan tersebut dengan sangat baik.




Thursday, March 29, 2012

Personality "Zero"

Mungkin udah ada kali orang lain yang mengeluarkan teori ini, tapi QQ ga tahu aja, jadi pokoknya sekarang QQ mau meng-klaim teori ini... hahahaha....

QQ juga bingung memberikan istilah yang tepat untuk kepribadian ini...
Jadi untuk sementara, kita sebut saja Personality "ZERO"

Bukan berarti orang yang ga punya kepribadian, tapi ini adalah sebuah kepribadian dimana kita harus memulai sesuatu terutama mengenal seseorang selalu dari nol.
Pernah denger lagu Afgan yang berjudul "Cemburu Menguras Hati".....?
Banyak aktifitas-aktifitas yang melibatkan hati yang hanya semakin membuat hati lelah dan terkuras... (bak kali dikurasss....)

Pernah ga kita merasa ga kenal sama seseorang... namun kemudian kita mendengar cerita-cerita tentang dia dari orang lain. Ada yang bilang, "Dia itu orangnya sinis, jutek dan sombong" atau ada yang bilang, "Dia itu tukang selingkuh dan ga punya hati." Terkadang secara sadar ataupun ga sadar kita jadi menanamkan penilaian tersebut dalam hati kita. Jadi ketika kita ketemu ama orang itu pada suatu saat nanti, kita tidak memulai dari "nol" dalam pengenalan kita. Kita memulainya dari sebuah angka negatif atau minus. Kita menilai kepribadian orang tersebut dari apa yang kita dengar padahal kita belum tentu mengenalnya.

Terkadang berprasangka tanpa mengetahui bukti yang jelas, sangat menguras hati. Untuk itulah kita memerlukan Personality "Zero" ini... dimana ketika kita mulai sesuatu, baik itu perkenalan atau apapun, kita memulainya dari sesuatu yang netral. Kita tidak memandang negatif ataupun memandang positif seseorang, kita mulai semuanya dari "nol"

Pada dasarnya tidak ada yang bisa kita percaya dalam hidup ini kecuali 4JJI SWT...
Populasi hakim di dunia ini padahal ga banyak, tapi orang suka men-judge even though they're not the judge...
Ketika seseorang bercerita, mereka akan bercerita dari sisi mereka dan terkadang suka memoles sedikit cerita untuk menguntungkan diri sendiri. Oleh karena itu penting untuk selalu menjaga Personality "ZERO" ini agar kita tidak menjadi orang yang mudah terpengaruh oleh gosip atau kabar-kabar yang beredar. Kita harus mempercayai diri sendiri dan mempercayai penilaian diri kita sendiri.

Jadi dalam hidup ini kita tidak penuh dengan prasangka-prasangka.
Terutama dalam hubungan-hubungan yang membutuhkan kepercayaan. Agar kita tidak lelah dengan ribuan prasangka yang terkadng menerjang. Jangan percayai sesuatu sebelum kita mendapatkan bukti yang jelas dan kuat.

Jadi inti dari Personality "ZERO" ini adalah kemampuan untuk membersihkan hati dan menjaganya tetap jernih dan bisa berpikir dengan baik dan benar. Emosi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari manusia, tapi pernahkah kita berfikir bahwa emosi terkadang menghalangi kita dari berfikir jernih. Jika ingin berpikir dengan jernih, kita terkadang harus mengesampingkan emosi... benci, cinta, iri, dengki, dan lainnya. 

Setiap saat kita adalah pribadi yang kosong, kita siap untuk diisi. Namun kita bukan sebuah gelas kosong yang tidak bisa memilih, kita adalah hati yang memiliki keinginan, kita harus mampu untuk memilah dan memilih apa yang akan kita isi ke hati kita. Namun kita harus tetap pada posisi netral dalam memberikan penilaian. Kita memang bukan hakim, tapi tidak ada salahnya menjadi hakim jadi-jadian asalkan kita bisa menerapkan prinsip utama menjadi hakim, yakni "adil dan tidak memihak".

Yah begitulah kira-kira....
gimana??? ngeh apa nggak....?
hahahaha........
Maklum, namanya juga psikolog jadi-jadian.....

Tuesday, March 20, 2012

(Not) Another Tilang Experience


Sampe sekarang QQ masih beranggapan yang kena tilang tuh adalah orang-orang yang kurang beruntung, kenapa?
Karena terkadang pas aja kita patuh ama peraturan, eh ga ada razia dimana-mana, pas aja sekalinya kita lepas helm karena helm-nya bau, jreng-jreeeeng.... BUSTED!!!

Tapi masalahnya itu adalah bukan pada karena apa kita ditilang, namun pada perlakuan para polisi yang menilang kita.
Oke, kalo misalnya kita ga pake helm ato ga punya SIM ato ga ada STNK... itu adalah kesalahan sadar yang kta buat dan pantas untuk diganjar hukuman. Udah tahu ga punya SIM, tetep aja berkendara... nyari masalah....

Tapi QQ sekarang tuh asli agak sebel kalo ketangkap cuma karena lupa ngidupin lampu. Gini masalahnya, kita semua tahu bahwa lampu motor harus hidup di siang hari, meskipun QQ sendiri ga tahu apa gunanya dan efek yang ditimbulkannya signifikan atau nggak terhadap pengurangan kecelakaan. Tapi terlepas dari itu semua, peraturan adalah peraturan... ikhlas ga ikhlas, laksanakan aja.
Namun demikian, masalah lampu ini kita cenderung sering khilaf. misalkan kita parkir nih di minimarket buat beli minum, karena takut ganggu orang toko, kita matiin lampu motornya. terus jalan lagi, eh naas, ketemu polisi dan lupa ngidupin lampu.
Kalo masalah lampu ini, masih ada celah khilafiyah-nya... LUPA....
Kadang lampu kita hidup terus, namun karena baru aja lewat jalan kecil perkampungan buat ngehindarin macet, kita matiin tuh lampu utama... eh pas balik ke jalan raya, lupa ngidupin lagi dan eh, ketangkep deh...

Masalahnya adalah kita belum terbiasa untuk menghidupkan lampu di siang hari. kalo di malam hari, kerasa, "Oh lampu belum hidup, soalnya jalanan terasa gelap" tapi kalo pas siang-siang bolong panas terik, kita ga tahu kalo lampu kita tuh hidup atau nggak.

Jadi menurut QQ, kena tilang karena Lupa ngidupin lampu adalah cara picik Polisi untuk dapet duit tambahan.
Apa buktinya??
Kemaren QQ kena gitu, sialnya QQ emang lupa ngidupin lampu... terus lihat nih razia di kejauhan... reflek aja, ngidupin tuh lampu... eh disetop deh apa petugas. "Mas ngidupin lampu tuh dari rumah, bukan karena ada saya..."
"Ya elah paaah... namanya juga lupa..." jawab QQ

Terus deh di-proses...

Polisi di mobil dinas pun mulai pura-pura menulis buku tilang yang dia pegang. kemudian dipanggil satu-satu orang yang kurang beruntung ini. tiba-tiba dia bilang, "Kita juga ga mau lambat pak, cepat-cepat.... Saudara xxx, Mau bayar di sini apa sidang??" tanya polisi itu.

Mr. xxx pun menjawab, "Yang expres aja pak"
"Kalo gitu, bayar di sini 50ribu... kita juga mau yang cepat-cepat pak.." kata sang polisi sembari menerima tuh duit 50 ribu dan langsung mengembalikan SIM dan STNK bapak yang kurang beruntung itu.

QQ asli gerah.... terus giliran QQ nih dipanggil, "Saudara Rizky...." kata pak Polisi (laknatullah alaih) itu. "Mau sidang apa bayar di sini?" lanjutnya.
"Sidang aja pak" jawab QQ singkat dan jutek.
"Tanggal 6 april nanti loh sidangnya" Ucapnya sedikit merayu.
"Biarin" balas QQ

eh, dilemparnya SIM ama STNK QQ ke petugas yang di dalem mobil,
Jadi ceritanya nih yang bayar langsung, transaksinya di kap mobil, sedangkan yang mau sidang, ngurus di dalem mobil ama petugas lain.

Lah buseeeet, pas QQ mau nungguin surat tilang QQ ditulis, nyantai aja orang depan QQ nyalamin polisinya pake duit 50ribuan dan dengan segera SIM ama STNK-nya dikembalikan.

asli... dalam hati QQ teriak... "KEPARAT NIH POLISI!!!!!!!"

Giliran QQ nih... dia nanya, "Sidang nih pak? ga mau beresin di sini aja??"
dalam hati QQ udah dongkol dan sebel setengah mati, "Nggak" jawab QQ singkat. toh sidang juga kenanya 50ribu, daripada nge-gemuk-in nih polisi... mendingan QQ memakmurkan negara aja deh...
Eh tiba-tiba dia memulai percakapan basa-basi, "Emang kerja di mana mas...?"
"Di KPPN di Jati sana..." kata QQ singkat dan masih dongkol
Eh, tiba-tiba dia berubah raut mukanya, "Oh orang KPPN, emang tadi kena apa Pak?" tannyanya.
"Lupa ngidupin lampu aja..." masih jutek nih ceritanya.
"Oh gitu, lain kali jangan lupa lagi ya Pak..." katanya sambil menyodorkan tuh SIM ama STNK QQ.

ada beberapa hal yang QQ sadari di sini,
Satu,
KPPN ternyata sakti yaaa.... wakakakakaka....

Dua,
Asli, sistematika hukum di negara ini perlu di rombak...
Woooi Kapolda Padang.... ga nyadar apa bawahan anda bertingkah kaya gitu?????
Woooi Kapolri...... apa ga ada sistem tilang yang lebih baik dan menghindari Polisi dari memperkaya diri....???

Stress dah siang itu....
Tapi masih bersyukur ga jadi keluar 50ribu... wakakaka...

Emang bener bahwa, polisi yang jujur di negara ini tinggal Patung Polisi ama Polisi Tidur....
KEPARAT!!!!!


Monday, March 5, 2012

Tidak Semua Orang Punya Waktu Untuk Membaca Anda


Keseringan nonton How do I Look? di Style Network, terkadang kita ga cuma dapet info tentang padu padan berpakaian, namun juga pelajaran berharga mengenai bagaimana cara berpenampilan.
Banyak masalah yang dihadapi oleh kita adalah keinginan kita untuk selalu berusaha menjadi diri sendiri, tampil senyaman mungkin, tak perduli orang lain mau bilang apa, dan banyak lainnya.

Kita terlalu berpegang teguh pada kalimat, "Don't judge a book by its cover" alias, janganlah kita menilai orang dari tampilan luarnya saja. Dan dengan itu kita terlalu berfokus hanya pada penampilah 'dalam' saja.

Memang terlalu picik kalo kita bilang semua orang itu judgemental alias suka menilai hanya dari tampilan luarnya saja, karena pada faktanya masih ada orang yang menilai kita dan mau mengenal kita lebih dalam sebelum menjatuhkan penilaian.

Namun masalahnya pada masa ini, tidak semua orang punya waktu lebih untuk mengenal siapa diri kita 'di dalam'. Sungguh egois bagi kita jika kita menginginkan orang lain untuk mengenal diri kita dulu, Hadapilah kenyataan pahit ini, Tidak semua orang punya waktu untuk membaca anda...!

Sampul yang kita pasang di diri kita, harus bisa mencerminkan siapa kita yang sebenarnya. Bukan hanya membantu diri kita, tapi kita juga membantu orang lain untuk mengenali kita lebih cepat. Kemampuan kita yang luar biasa akan lebih mudah dikenali jika kita bisa tampil dengan 'sampul' yang tepat.

Kita datang ke sebuah wawancara pekerjaan dengan celana jeans belel dan kaos putih polos, kemudian kita berharap orang mau melihat kemampuan kita dan mengabaikan tampilan luar kita... haloooo... hidup di dimensi mana looo....???
yang ada, sebelum sempet masuk, kita udah didepak jauh-jauh.
Meskipun memang jeans belel dan kaos putih enak untuk dipakai dan nyaman, kita harus bisa menyesuaikan 'sampul' kita untuk dipakai pada waktu-waktu tertentu.

Jangan hanya sibuk mempertajam siapa kita 'di dalam' tapi luangkanlah sedikit bagian dari waktu kita tersebut untuk menghias tampilan 'luar' kita agar lebih indah dan mampu untuk menggambarkan kita luar dan dalam.
We are what we wear (both inside and out)  


Thursday, March 1, 2012

Adaptasi : Pelajaran tentang Kehidupan


Luar biasa Tuhan menciptakan manusia dengan kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Tuhan tidak menciptakan semua orang dengan kemampuan yang sama, namun yakinlah bahwa kita diciptakan dengan kemampuan beradaptasi yang sama luar biasanya. Hanya saja terkadang banyak dari kita malas untuk berusaha.

Kemauan kita untuk belajar juga merupakan salah satu bagian dari kemampuan untuk beradaptasi tersebut. Kita bisa saja memasuki sebuah lingkungan kerja yang baru, bertemu orang-orang baru dan melaksanakan sebuah pekerjaan yang sama sekali di luar kebiasaan kita. Namun kita bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru tersebut dan kita tidak boleh berhenti untuk terus belajar.

Mungkin bener kalo dibilang bahwa, selama kita masih terus belajar (dan bernafas) tentunya, kita masih hidup dan merasa hidup. Dengan belajar, kita bisa mengenal hal baru dan mengalami petualangan yang jauh berbeda dari biasanya. Terjebak dalam sebuah rutinitas adalah sesuatu yang membosankan.

Bagaimana dengan kesalahan?
Seorang bijak pernah berkata, "Jika kita tidak pernah berbuat kesalahan, maka kita tidak akan pernah belajar.. karena dari kesalahan itulah kita belajar. Dari terus menerus benar, kita tidak akan memperoleh pelajaran sebanyak ketika kita melakukan kesalahan. Dari kesalahan, kita akan bangkit layaknya Phoenix yang bangkit dari abunya..."

Jangan takut berbuat kesalahan.
Inti dari berbuat kesalahan adalah, kita belajar dari kesalahan tersebut dan jangan diulangi lagi. Dengan begitu, kita boleh untuk berbuat kesalahan. Adalah wajar bagi kita untuk berbuat salah, namanya juga manusia. Namun alasan bahwa Manusia tidak ada yang sempurna, janganlah digunakan untuk setiap kali kita berbuat kesalahan. Kita memang tidak sempurna, namun mengejar kesempurnaan tidak ada salahnya.

Inilah bakat kita sebagai manusia yang diberikan oleh Tuhan.
Sedari awal kita dciptakan, melewati berbagai zaman dan suhu di muka bumi, terbukti Manusia tetap bisa ada sampai sekarang. Itu karena kemampuan manusia untuk belajar.

Darwin berkata, "Mereka yang paling mampu beradaptasi adalah mereka yang akan selamat"
(yaah... ga tahu pastinya, tapi kurang lebih gitulaaaah.... hehehe.."
The Survival of the fittest gitu bahasa Inggrisnya..

Jadi, bagaimana kemampuan kita untuk terus menjadikan pengalaman hidup kita sebagai guru yang terbaik. Pengalaman mengajarkan kita untuk terus belajar, dari kesalahan kita sendiri dari kesalahan orang lain. Kalo ada orang yang bilang, bisnis terbaik adalah bisnis bermodal dengkul... ada bisnis yang lebih baik lagi... gimana kalo berbisnis dengan modal dengkul orang lain??

Kita tak perlu melakukan kesalahan, kita bisa belajar dari kesalahan orang lain. Dengan begitu, kita tak perlu menjadi tua untuk menjadi bijaksana. Kita bisa belajar dari sekarang. Dari kesalahan orang tua kita, dari kesalahan atasan kita, dari kesalahan rekan kerja kita, dari kesalahan yang diperbuat lingkungan kita.

Mengapa hanya ditekankan di bagian kesalahan??
Karena kebenaran memang sudah terlahir untuk diikuti, sementara kesalahan harus kita cerna lebih jauh dan harus bisa kita ambil pelajaran daripadanya agar bisa kita berbuat lebih baik lagi.

Seorang teman pernah berkata, "Aku mungkin tidak tahu ke depannya mau jadi apa, Tapi aku jelas tahu ke depannya aku tidak ingin jadi apa..."
Ketika kita mengetahui sebuah kesalahan terjadi, analisa dan kemudian tentukan tindakan kita yang benar dan jika bisa kita meluruskan kesalahan tersebut.

Terus belajar dan terus beradaptasi.