Who Am I? Not Spiderman

My photo
Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia
Rizky Novrianto is just an ordinary human being who try to live his life as extraordinary as it can be. I like to be different. You maybe able to find someone better than me, but You may never find someone like me. I hope common courtesy hasn't die yet. Treat people the way you want to be treated and even more, treat other people the way they want to be treated.

Saturday, May 22, 2010

Demi Kuda yang Berlari Kencang [Menghajar Korupsi]

Lagi iseng-iseng search di Google pake nama CHRONOV, eh ketemu sebuah post lama yang QQ sendiri ga tahu gimana QQ bisa menulis ini... kayanya ini bener-bener one of my best journal... [GR mode : on] hehehe...

Jadi, pengen QQ re-post aja... Semoga menginspirasikan kita semua....

Bismillahirrahmaanirraahiim.....

1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
4. maka ia menerbangkan debu,
5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
6
. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
8
. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta,
9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.

itulah 11 ayat dari sebuah surat dari Al-Qur'an yang amat Mengagumkan dan amat Agung...
QQ waktu itu pernah mencoba menghafal Juz 'Amma dari belakang...[asli...dasar emang pikun.] jadi itu ngapal-nya itu rada sulit....
Tapi begitu sampe pada surat Al-Adiyat ini....entah kenapa kok QQ ngerasa nih surat itu maknanya dalem banget dah

Dan sampe sekarang inilah yang menjadi inspirasi QQ dalam setiap kali berbuat sesuatu yang QQ anggap bener tapi kayanya orang lain nggak gitu...
seperti yaaa...menolak amplop dll gitu deeh....
intinya...melawan korupsi.....

QQ terinspirasi banget pas baca email yang berkisah soal betapa susahnya perjuangan mempertahankan idealis di jaman kemaren2 itu...ampun dah...segitunya...artinya...sekarang itu ga ada artinya...NOTHING!!!!!!
sekarang itu QQ ngerasa kayanya gampang deh...bila dibandingkan dengan p
erjuangan di email itu...sampe dipanggil dirjen, kepala BPPK...kereeen..subhanallah...semoga 4JJI melindungi hamba-nya yang mulia ini....!

Kembali ke Surat Al-Adiyat tadi.....
disini QQ pengen mencoba menafsirkan surat ini...maaf kalo ada yang salah...
hafalan Al-Qur'an QQ juga ga banyak....QQ juga ga bisa bahasa Arab...tapi QQ mencoba untuk memahami apa yang ingin disampaikan dalam surat ini....

Pertama-tama, kenapa pada 5 ayat pertama dibicarakan soal KUDA...? dan 6
ayat setelahnya mengisahkan MANUSIA YANG INGKAR........???

4JJI pernah berfirman dalam surat Al Furqan ayat 44 "
atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu)"

Manusia bisa menjadi lebih rendah dari hewan...bahkan hewan ternak........kenapa...??
karena manusia bisa bertindak sesuatu yang lebih hina....mereka di beri akal pikiran dan mereka diberi Al Qur'an sebagai pembeda....tapi masih saja berbuat yang jahat-jahat....

PAda ayat 1-5 surat al-Adiyat....
1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
4JJI bersumpah dengan KUDA yang BERLARI KENCANG DAN TERENGAH-ENGAH...
d
alam Surat lain juga 4JJI pernah bersumpah....demi bulan, demi matahari, semi bumi apabila diguncangkan.....
tapi ini demi KUDA......
apakah yang membuat kuda ini begitu diistemewakan sehingga 4JJI bersumpah dengannya.....padahal ia hanya berlari-lari dan terengah-engah....??

2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
wah..ada apa gerangan nih kuda sampe begitu semangatnya lari sampe berapi2 gitu tapal kudanya......


3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
Oohhh...ternyata kuda ini dengan gagah berani menyerang di waktu pagi hari, dimana mungkin orang2 lain lagi pada tidur..mungkin kuda ini sedang di dalam perang..

4. maka ia menerbangkan debu,
Sampe bedebu-debu ketika ia menyergap kedalam gerombolan musuh..

5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
Oooh...terjawab sudah kenapa kuda ini begitu mulia....dia dengan gagah berani-nya, tanpa takut menyerang kedalam gerombolan musuhnya dan dalam usahanya memperjuangkan pemilik yang sedang menungganginya untuk berjuang di jalan 4JJI..


LALU......pada ayat selanjutnya...
6. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
Wah...abis ngomongin kuda tiba2 pindah ke manusia yang ingkar..ada apa gerangan...
disini QQ menurut QQ....4JJI memberikan perbandingan antara manusia dan Kuda...Betapa banyak nikmat yang diberikan kepada manusia....manusia tuh bahkan kerjanya ga perlu ditunggangin...ga perlu jadi penarik kereta....tapi lihat perbuatan manusia...
ingkar banget ga siih..?
korupsi...pemerkosaan...dan lainnya.....


7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
Manusia yang berbuat keingkaran itu sesungguhnya telah menyaksikan sendiri keingkarannya dan akibat dari keingkarannya itu.
Dengan korupsi, negara ga maju-maju, duit banyakan dimakan oleh para pejabat2 dan orang2 yang korupsi itu sendiri.....
Lalu apakah yang membuat manusia tak menghentikan perbuatannya itu...
Sungguh kepada Tuhannya, manusia itu amatlah ingkar....

8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta,
Melihat uang yang bukan hal kita tergeletak disodorkan oleh seseorang untuk kita, atau pengeluaran yang tidak seharusnya dibuat menjadi wajar....
Karena harta, manusia menjadi teramat bakhil...pelit....kikir....
Mungkin orang2 yang pada berteriak soal anti korupsi, tapi pas disodorkan uang segepok, langsung ikutan korupsi...
ampuuun.........

9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
Maka kita semua hendaknya ingat, bahwa kita hidup untuk mati....
dulu dosen QQ pernah bilang gini....."Sebelum kita nerima duit2 yang 'ga jelas'
dan duit2 yang bukan hak kita itu...ingatlah...di setiap sen duit itu ntar ada jilatan api neraka-nya...." 

10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
Di akhirat nanti, kita udah ga bisa bohong....duit yang kita kumpulin di dunia dari korupsi itu udah ga manfaat lagi..karena Pengadilan 4JJI anti sogok-an....
Akan terlahirlah semua kebohongan yang pernah dibuat manusia..

11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.
4JJI mengetahui-nya dan bagi mereka yang berdosa, sudah disiapkan api neraka untuk membalas segala perbuatan mereka.........

KESIMPULAN:
QQ tuh terinspirasi oleh nih Surat tuh kadang andaikata suatu saat..
[kaya pas ditunjuk jadi bendahara] QQ tuh takut...ntar jangan2 QQ yang malah ketarik dalam proses korupsi itu sendiri, QQ malah jadi ikut2an dan idealisme yang QQ punya itu jadi luntur somehow...

Tapi kalo ngebaca awal surat ini, QQ ngerasa malu.....
Kuda aja berani menerjang ke medan perang dan menyerang langsung ke tengah2 musuh....

Maka kenapa QQ takut...?
QQ ingin dimuliakan 4JJI sepeti 4JJI memuliakan kuda yang berani tersebut.....

Karena itulah, tiap kali kita dimutasikan ke suatu tempat...ingatlah...kita harus berani menjadi kuda perang di tempat yang baru itu, yang tiap langkah kita menggetarkan hati orang2 yang berdosa, dan tiap ucapan kita memercikkan api kebenaran.....dan akan mengusir semua musuh2 4JJI......

Kita diberi jabatan itu adalah dari 4JJI...
itu adalah cobaan, 4JJI hendak melihat kiranya kita mampu apa tidak untuk memangku itu jabatan dan amanah yang ada didalamnya......

Tapi jika suatu saat kita dicopot dari jabatan kita itu [bahkan dari PNS] maka percayalah, bahwa 4JJI ingin menjaga kita dari terpengaruh dan terjerumus
kedalam kesesatan....

Bumi 4JJI ini teramat luas untuk kita berputus asa....

Mari....
JAdilah kuda-kuda perang 4JJI dalam usaha memberantas korupsi...
JAngan takut dan gentar ketika kita akan dipindahkan ke tempat yang "BASAH"
Biarlah mereka yang takut dan gentar karena kita akan pindah ke tempat itu dan membuatnya menjadi "KERING"...

Insya 4JJI....
amiiin..........

Tuesday, May 11, 2010

Memandang Hidup Dengan OPTIMISME


Banyak dari kita pastinya udah tahu dong, makna dari kata Optimis....
Yang kurang lebih memandang masa depan dengan penuh harapan-harapan....
Tapi apakah kita sudah benar-benar mengaplikasikan sikap optimis dalam hidup ini...??

Misalkan saja nih QQ memegang selembar kertas HVS A4 putih di depan para pembaca sekalian... terus QQ bertanya, "Kertas ini apa warnanya...??"

QQ yakin, semua orang di tempat itu pasti menjawab, "Warna Putih..."

misalkan nih, misalkan lagi....
Ada seoserang yang nyeletuk di ujung sana, yang teriak, "Saya melihat kertas itu berwarna biru..."
QQ yakin, pasti orang-orang lain pada heran dan mungkin ada yang menganggap orang ini GILA... atau buta warna....

Tapi kemudian orang itu maju ke depan dan mengambil kertas putih yang QQ pegang, dan kemudian mewarnainya dengan spidol berwarna biru hingga penuh, kemudian dia bertanya, "Warna apa kertas ini sekarang?"

QQ yakin semua orang akan menjawab, "Warna Biru"
Sekarang, apakah orang yang nyeletuk warna biru tadi terlihat gila??

Itulah seorang Optimisme sejati....
Kita bisa saja melihat suatu keadaan dan membiarkannya begitu saja, kita tidak memiliki visi ke depan...
Kita bekerja seperti biasa, karena memang itu yang biasa kita lakukan, layaknya sebuah rutinitas yang sama hari tiap hari...
Ada yang melakukan korupsi di depan mata kita, tapi kita memilih diam saja, karena itu sudah biasa dan sudah menjadi rahasia umum...

Sama bukan??? dengan melihat kertas putih dan tetap membiarkannya putih???

Yang kita butuhkan adalah orang yang berteriak dari, "Saya melihat warna biru" dan kemudian dia maju untuk membuktikan ucapannya...

Orang-orang yang memiliki visi ini, lebih cenderung untuk dianggap gila, nyeleneh, eksentrik...
Karena membuktikan suatu visi, tidak semudah mewarnai kertas putih menjadi biru... kadang butuh waktu yang lama, kerja sama dari orang lain, dan dukungan tentunya. dan terkadang ini yang sulit didapatkan, karena orang kepalang menganggap dia GILA...

Dalam hidup ini, kita harus selalu mampu untuk memandang jauh ke depan... memiliki visi yang maju, daripada sekedar memandang yang ada pada saat ini atau meneruskan kebiasaan yang telah ada.... KARENA SEMUA ORANG BISA MELAKUKAN ITU.... percayalah...

Kita harus tampil beda, menjadi individu yang berbeda, menjadi individu yang menonjol...

Tapi jangan juga terjebak OPTIMISME BUTA.....
Kita bisa saja mengatakan, "Kertas itu berwarna biru"
Tapi kita hanya duduk diam tanpa melakukan apa-apa...
Itu adalah OPTIMISME BUTA yang tak lebih dari hanya sebuah omong kosong tanpa Bukti...
Jika kita memiliki visi ke depan.... bekerja keraslah untuk mewujudkannya....!!!!

Jadi, lain kali, jika QQ menunjukkan sebuah kertas HVS A4 polos dan kemudian bertanya, "WARNA APAKAH KERTAS INI...?"
Apakah anda masih akan menjawab, "WARNA PUTIH".....???

Kalo iya, saatnya kita memperbaiki diri dan belajar untuk memiliki visi... warna putih itu harus diwarnai....!!!!!

Menghadapi Kekurangan dalam Diri Kita

Sebagai manusia biasa, tentunya kita sangat familiar sama kalimat berikut, "Manusia tidak ada yang sempurna" yang didasarkan bahwa tiap manusia pasti memiliki kekurangan dalam diri kita.

Ada yang bilang, cakep itu kelebihan dan jelek itu kekurangan....
Tapi lihatlah, betapa banyaknya orang cakep yang mungkin berakhir cuma sebagai pekerja biasa, tapi Omas, Mandra, Mpok Nori dan beberapa artis lainnya yang mungkin secara fisik ga cakep.... tapi secara ketenaran.. justru mereka lebih tenar dari yang cakep-cakep...

Ada yang bilang, langsing itu kelebihan dan gendut itu kekurangan...
Tapi lihatlah, betapa berjayanya artis-artis komedian yang memiliki tubuh extra, sedangkan yang langsing-langsing di jalanan juga banyak keliaran dan mereka ga juga maju...

Ada yang bilang, tinggi itu kelebihan dan pendek itu kekurangan...
Tapi lihatlah layar televisi kita semakin banyak dipenuhi oleh orang-orang yang bertubuh kurang tinggi dan mereka memiliki kesuksesan yang cukup luar biasa...

Sekarang masalahnya adalah BAGAIMANA KITA MENGUBAH KEKURANGAN DALAM DIRI KITA MENJADI KELEBIHAN yang bisa kita banggakan...

Menurut QQ, ada empat cara orang pada umumnya dalam menghadapi kekurangan dalam dirinya, atau paling nggak sesuatu yang dia anggap kekurangan.... kadang orang udah ganteng, udah cakep, langsing, tapi tetep aja merasa dia memiliki banyak kekurangan...

yang pertama adalah, Meratap...
Ini adalah cara yang paling buruk dalam menghadapi fakta bahwa kita memiliki kekurangan dalam diri kita. Karena meratap, tidak menghasilkan hal-hal yang positif... kita hanya akan mendapat rasa tidak Percaya Diri... kita minder... kenapa??
Karena kerjaan kita cuma meratap  dan meratap....
menyalahkan Tuhan...
menyalahkan orang lain....
Karena kekurangan yang kita punya...
inilah langkah yang akan membawa kita semakin jatuh dan terpuruk..

mari kita lanjutkan, yang kedua adalah, Menerima dan Pasrah
ini bukan langkah yang buruk, karena sebenarnya ini adalah sebuah gerbang sebelum kita melakukan langkah-langkah lainnya...
kita harus bisa menerima, bahwa inilah diri kita apa adanya dan kita harus percaya pada Dia yang menciptakan kita, bahwasanya Dia memiliki maksud dan tujuan yang baik untuk kita....
Tapi bukan berarti kita harus pasrah dan sudah... gitu aja.....
Tahapan ini tak akan menghasilkan apa-apa, bila tidak dilanjutkan ke tahapan selanjutnya...

ke tahapan ketiga, yakni Memperbaiki Kekurangan
Setelah kita tahu dimana kekurangan kita, maka kita harus berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Misalkan kita punya tubuh yang terlalu lebar [bukan berarti itu kekurangan yaaa... tapi masih banyak orang yang menganggap ini sebuah kekurangan]... maka kira berusaha dengan olahraga, diet seimbang, dan segala upaya untuk memperbaiki diri.
Tapi memperbaiki diri ini, kita harus tahu batasan diri.... terkadang kita berusaha terlalu keras dan cenderung menjadi terobsesi. Kemudian kita menjadi diet ketat dan tidak seimbang, yang penting kurus... bukan begitu caranya....
Ada kalanya kekurangan kita itu mungkin sesuatu yang tidak dapat diperbaiki...
Andai hanya badan yang terlalu besar, itu masih bisa diatur...
tapi bagaimana dengan orang yang hanya dengan satu tangan? satu kaki? atau bahkan tanpa tangan atau kaki...? itu bukan sesuatu yang mudah untuk diperbaiki...

Ini saatnya kita pindah ke tahapan terakhir, Berfokus pada kelebihan yang lain....
Inilah cara yang harus kita tempuh dan selalu menjadi cara terakhir.... bukan dengan mati-matian mengatasi kekurangan kita... bisa-bisa ntar mati beneran... hehehe...
Banyak contoh orang-orang yang memiliki kekurangan, tapi mereka mampu membuat lukisan dengan mulut, membuat novel dengan menggunakan kaki untuk mengetik, atlit-atlit cacat yang mampu berprestasi luar biasa...
Mereka tidak meratapi kekurangan mereka...
Mereka menerima dan pasrah atas kekurangan ini...
Tentunya mereka sudah berupaya sebisa mungkin mengatasi ini...
Tapi mereka memilih untuk BERFOKUS PADA KELEBIHAN LAIN yang mereka miliki.... dan itulah yang akan mampu membawa kita untuk selalu maju ke depan...

Dalam hidup kita ini, kita harus selalu mampu untuk melihat titik terang dalam segala hal. Karena orang ini akan mampu untuk menemukan jalan meskipun ia berada dalam kegelapan yang amat pekat. Kita harus menjadi orang yang mampu untuk selalu memiliki pemikiran yang positif.

Dunia kita belum berakhir selama nyawa masih menempel di raga ini. Jangan pernah merasa rendah diri karena kekurangan yang kita miliki... Dengan kekurangan itu, tak pernah mengurangi nilai kita sebagai seorang manusia yang memiliki kedudukan yang sama dengan manusia lainnya di muka bumi ini.

4JJI SWT tidak melihat seseorang dari tampilan fisiknya, tapi dari hatinya... selama kita bisa menjaga hati kita tetap baik dalam menjalani hidup ini... KITA AKAN MAMPU MELIHAT TITIK TERANG DALAM KEGELAPAN, SEGELAP APAPUN ITU.....

Sekarang saatnya bangkit dan mari kita berfokus pada kelebihan yang kita miliki dan berhenti meratapi kekurangan-kekurangan kita...!!!!!

Sunday, May 2, 2010

Filosofi Beli Baju dengan Hubungan Antara 2 Manusia

Melanjutkan bahasan sebelumnya tentang mengapa PAKAIAN yang menjadi perumpamaan untuk hubungan antara suami dan istri...
Sekarang QQ mau mencoba untuk memperpanjang penafsirannya... mengenai apa hubungannya antara membeli pakaian dengan hubungan antara dua manusia...
Bagaimana kita memilih pakaian, bagaimana kita membelinya, berapa jumlah pakaian yang ingin kita miliki hingga saatnya kita harus membuang pakaian tersebut... dikaitkan dengan bagaimana kita memilih pasangan hidup, bagaimana kita memutuskan untuk menikahinya, berapa jumlah istri kita dan bagaimana nantinya kita akan memutuskan untuk memisahkan diri....

dimulai dari,
Memilih Pakaian Yang Mau Kita Beli
-VS- Memilih Calon Pasangan Hidup

satu hal yang sama diantara keduanya adalah, Kita harus mencari.... dalam memiih pakaian yang mau kita beli, kita tidak bisa berdiam diri saja, kita harus berusaha untuk mencari dan tentunya berdo'a...
Dalam sebuah toko, kita akan melihat banyak sekali pilihan pakaian yang menarik hati...
Ada yang menurut kita bagus, tapi mungkin warnanya kurang cocok, atau kita suka warnanya, tapi motifnya kurang cocok, atau kita sangat suka sekali.. namun harga yang ditawarkan sangat mahal...

Begitu pula dalam memilih pasangan, kita hidup di dunia ini untuk saling mengenal, kemudian kita melihat calon pasangan kita yang hanya manusia biasa itu, memiliki kekurangan yang mungkin kita kurang suka, atau kita suka,tapi dia terlalu tinggi untuk kita gapai...

Ketika kita tidak terlalu tajir... terus kita melihat pakaian yang sangat mahal.. tapi kita sangat menginginkannya... maka salah satu cara untuk mendapatkannya adalah, menabung... Kita mengumpulkan uang sedikit demi sedikit agar uang kita nantinya cukup untuk membeli pakaian tersebut.... Namun kita juga harus sadar diri, Akan ada suatu titik dimana kita harus berhenti untuk terus mengejar pakaian mahal tersebut dan kita cukupkan diri pada pakaian yang terbaik yang mampu kita beli....

Ketika Kita Memutuskan Membeli Pakaian
-vs- Ketika Kita Memutuskan Menikah

Jika kita sudah memutuskan untuk membeli suatu pakaian tertentu, pastinya kita sudah mempertimbangkan semuanya Harga yang akan kita bayar, fitur yang akan kita dapatkan dan bagaimana kecocokan pakaian itu dengan tubuh kita plus bagaimana pakaian itu akan menggambarkan diri kita nantinya.

Begitupun dengan memutuskan menikah, kita harus mempertimbangkannya dengan matang karena kita akan memakai pakaian itu dalam keseharian kita... Istri kita merupakan kebanggaan kita, pelindung, dan pemberi rasa nyaman kita.... kita bisa saja asal beli, mungkin karena sebuah pakaian itu murah.. tapi bila kita menginginkan yang terbaik, maka sebaiknya kita melakukan pertimbangan yang matang.

Ketika Kita Membeli Pakaian Kedua
-vs- Ketika Kita Memutuskan Poligami

Ada beberapa alasan mengapa orang membeli baju baru lagi.... tak perduli sebenernya baju sebelumnya masih bagus, atau baju sebelumnya memang sudah rusak... mungkin karena memang dia MAMPU untuk itu.... kita banyak bersosialisasi di dunia ini... melihat banyak toko, melihat banyak pakaian dari segala motif dan warna.. bisa saja lebih dari satu pakaian yang membauat kita ingin memilikinya... namun rata-rata dari kita, hanya mampu untuk membeli satu pakaian saja... tapi ada beberapa orang yang mereka MAMPU untuk membeli lebih dari satu...

Bayangkan, misalkan pakaian kita tuh udah robek, udah lusuh, udah jelek, pudar... apabila kita tidak mampu untuk membeli pakaian baru, maka tentunya kita akan tetap memakai pakaian yang sama meskipun udah lusuh... Tapi senandainya kita mampu, tentu saja kita akan memilih untuk membeli yang baru... maka hendaklah pakaian yang kita miliki itu di rawat agar selalu tampak baru...

Namun ada juga orang yang sebenarnya mampu untuk memiliki lebih dari satu pakaian... tapi ia memutuskan untuk hanya memiliki satu pakaian saja.. inilah orang yang jarang dan sulit untuk dicari... Ketika ia hanya memiliki satu karena tidak mampu, itu biasa... tapi ia sebenarnya mampu, tapi memilih untuk hanya memiliki satu saja...

Ketika Kita Memutuskan Membuang Pakaian Rusak
-vs- Ketika Kita Memutuskan Cerai

Ada kalanya sebuah baju yang kita miliki itu sudah terlalu rusak untuk kita pertahankan, dan jika kita kenakan terus menerus, justru akanmembuat diri kita semakin tampak buruk. maka ada keputusan yang akan sangat sulit untuk ditempuh, karena tanpanya, kita akan telanjang... Karena inilah Keputusan Cerai merupakan keputusan yang paling dibenci oleh 4JJI SWT, namun halal untuk dilakukan... karena ketika pakaian itu kita putuskan untuk kita lepas, kita menjadi telanjang.... tapi meski telanjang, itu masih lebih baik daripada mempertahankan yang rusak dan memang sudah tak layak dipakai lagi...

Pakaian Diskon dan Pakaian Bermerk
-vs- Wanita Murahan dan Wanita Berkelas

Dan yang terakhir ini adalah Tips aja...
Jadi orang jangan seperti pakaian Diskon.... ketika pertama keluar, mahalnya selangit... tapi lama-lama akhirnya karena ga laku-laku, didiskon hingga 50% + 20% ato bahkan diskon hingga 90%... jadi jika memang kita sadar diri, janganlah menerapkan harga yang terlalu mahal untuk sebuah pakaian...

Jangan sampai, ada orang yang membeli sebuah baju dengan harga yang sangat mahal... tapi ternyata kualitasnya tidak sepadan, sehingga orang akan kecewa, orang yang kecewa akan sangat mudah untuk mencari kembali baju yang baru...

Jika kita memang ingin menjual sebuah pakaian dengan harga yang mahal, maka hendaklah kita lengkapi pakaian itu dengan kualitas yang sepadan dengan harganya.... karena yang akan membeli pakaian mahal, bukan orang biasa dan orang miskin tidak akan pernah mampu membelinya... Jadilah kita semua pakaian yang mahal yang hanya mampu dibeli oleh orang-orang yang pantas untuk membelinya...

dan Blog kali ini kaan ditutup dengan sebuah kutipan Qur'an yang QQ lupa Surat dan ayatnya... tapi kurang lebih artinya kaya gini, "Dan sesungguhnya laki-laki yang baik-baik hanyalah untuk wanita yang baik-baik... dan laki-laki yang jahat hanya untuk wanita yang jahat pula..."

Maka hendaklah kita selalu memperbaiki diri agar kita menjadi orang yang baik, karena 4JJI SWT telah menjamin jodoh yang baik-baik pula, jika kita adalah orang yang baik....

Mengapa Pakaian Merupakan Perumpamaan Suami dan Istri?

Kadang, kalo kita mau berusaha memahami perumpamaan-perumpamaan yang dibuat oleh 4JJI dalam Al Qur'an, wah luar biasa banget dah... karena tingkat kedalamannya dan tingkat penafsirannya itu luar biasa luas dan memang mengena banget... yaa, sebagai manusia yang mempunyai banyak keterbatasan, QQ akan mencoba menafsirkan tentang perumapamaan bagi suami dan istri...

Di Surat Al Baqarah 187, 4JJI SWT berfirman,
"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu...."

Disana ada pernyataan "Mereka [istri] adalah pakaian bagimu [suami] dan kamupun [suami] adalah pakaian bagi mereka [istri]..."
Kenapa pakaian?? kenapa bukan misalnya makanan atau peliharaan atau perumpamaan lainnya....

Dulu pernah ada yang bilang ke QQ, kalo alasannya adalah,
Pakaian melindungi kita
Jadi peranan yang dimiliki oleh seorang istri terhadap suaminya dan seorang suami terhadap istrinya adalah untuk saling melindungi satu dengan yang lain. ketika dingin, kita mengenakan pakaian untuk menghangatkan diri... begitulah harusnya suami dan istri, keduanya harus mampu memberikan rasa nyaman satu sama lain..

Pakaian menutupi aurat
Jadi peranan selanjutnya adalah saling menutupi aurat satu dengan yang lain... Istri terkadang menggosipkan suami, suami kadang menggosipkan istri.. padahal seharusnya seorang Istri menutupi aib suami dan begitupun sebaliknya. Istri dan Suami harus mampu untuk menutupi kesalahan dan kekurangan masing-masing

Pakaian menjadi identitas diri
Pasti pernah denger dooong, You are what you wear... jadi, apa yang kita kenakan itulah yang menggambarkan diri kita. sehingga ketika seorang istri keluar rumah, hendaknya ia menjaga diri, karena ia membawa dua identitas, dirinya dan suaminya... begitupun dengan suami. salah satu daru kedua pihak merupakan identitas bagi yang lainnya.

Pakaian menjadi kebanggaan yang mengenakannya
Bangga ga siih, kalo kita jalan-jalan, pake baju bagus,rapih dan passs..?? pastinyaaa...
Jadi Istri merupakan kebanggaan bagi Suaminya dan Suami pun kebanggaan dari Istrinya, maka hendaklah keduanya selalu saling berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik dan saling mengingatkan...

Hmmm... kalo ga asalah, masih ada lagi deh.. tapi QQ lupa... hehehe....
ato emang cuma itu aja yaaa.....

Pokoknya, suami dan istri harusnya saling meghargai... karena 4JJI SWT memberikan keduanya perumpamaan yang sama, sama-sama pakaian bagi yang lainnya.. ga dibedakan. Laki-laki tidak lebih mulia karena ia mencari nafkah dan bukan berarti ia bisa menjadi BOS... Wanita tak kalah mulia, karena ia yang mengandung dan menjaga anak-anak ketika suami bekerja.... Keduanya memiliki posisi yang sama mulianya di mata 4JJI SWT....

Keduanya harus saling melindungi, saling menjadi kebanggaan bagi pasangannya...
mungkin, QQ bilang mungkin karena QQ bukan Tuhan...
Mungkin karena itulah 4JJI SWT memberikan perumpamaan suami dan istri, layaknya PAKAIAN....

Saturday, May 1, 2010

Kisah Seorang Wanita dan Sekantung Biskuit Coklat

Wah..... dengan membaca judul di atas, jangan mengira QQ bias gender yaaa... haha...
Ibaratnya itu, kisah ini bisa terjadi pada siapa aja... cewe maupun cowo...

Kisah ini kayanya udah sering diceritakan deh, QQ juga sampe udah lupa pertama kali dengernya dari milist mana ato dari siapa....
Tapi semoga aja sih bagi yang ngebaca kisah ini, bisa belajar sesuatu aja...

Jadi ada seorang wanita di sebuah Bandara, dia menunggu pesawatnya ke Jakarta...
Karena lama menunggu dan dia merasa lapar, dia memutuskan untuk membeli biskuit coklat. Dia kemudian mendatangi counter yang menjual biskuit coklat dan membeli sekantung. Kantung biskuit itu berwarna bening dengan beberapa garis-garis coklat dan diikat dengan pita berwarna oranye...

Kemudian dia duduk dan membuka majalah yang dia bawa, di sebelahnya ada kantung biskuit coklat. dia membuka pita oranye yang mengikatnya tadi, dan kemudian mulai melahap biskuit itu satu per satu...

Ketika dia mengambil biskuit ketiga, tangannya bersentuhan dengan tangan seorang laki-laki yang ada di sebelahnya... ternyata, setiap kali wanita itu mengambil satu biskuit, laki-laki itu juga mengambil satu...begitu seterusnya...

Wanita itu kemudian menatap tajam ke laki-laki tersebut... Namun laki-laki itu malah membalasnya dengan senyuman... "Laki-laki tak tahu diri" pikir wanita itu...
Dan ia pun meneruskan makan biskuit itu, meski ia tahu laki-laki itu juga turut makan bersama dan hati wanita itu begitu jengkel.

Akhirnya biskuit itu habis dan ada panggilan untuk penerbangan wanita itu... ditinggalkannya saja kantung biskuit tadi di sebelah laki-laki tadi dan dia berangkat menuju Ruang Tunggu Keberangkatan... sekarang dia duduk dan menunngu saatnya untuk boarding....
Dia kemudian membuka tas-nya untuk mengambil tissue.... dan tebaklah apa yang wanita itu temukan ada di dalam tasnya....
SEKANTUNG BISKUIT YANG MASIH RAPIH TERIKAT OLEH PITA BERWARNA ORANYE...

Ternyata dialah si "Orang yang tidak tahu diri" itu.... dan biskuit tadi itu sebenarnya milik laki-laki tadi...
Kini dia hanya bisa merasa malu....

Jadi...... apa moral dari kisah ini???
Terkadang dalam hidup ini kita lebih cenderung untuk menyalahkan orang lain atas ketidaknyamanan yang kita rasakan...
Lebih mudah ketika kita melemparkan kesalahan tersebut ke orang lain... sementara kita belum melihat ke dalam diri kita sendiri...

Seorang Istri misalnya, langsung main ngamuk aja, ketika mengetahui suaminya berselingkuh dengan wanita lain yang lebih muda....
Tanpa menyadari, siapa tahu dia memang sudah ogah-ogahan ketika melayani suaminya... giliran keluar rumah, menor... giliran di rumah... biasa ajaaaaa....
Suami pulang, nggak disambut....
Kalo gitu, gimana nggak selingkuh suaminya coba...??

Tapi kita kadang tidak melihat kesalahan dalam diri kita itu... dan lebih suka menyalahkan orang lain, titik.

Mungkin dunia ini akan lebih damai dan setiap manusia akan menjadi lebih bijaksana dalam bertindak ketika dia mampu untuk menilai dirinya sendiri sebelum dia menilai orang lain dan menjatuhkan penilaian tertentu kepada orang lain...

Jadi...Selalulah berusaha untuk melihat ke diri kita sendiri dulu sebelum kita menjatuhkan penilaian ke orang lain......
Be wise.....